ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search
A B C D E F G H J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
RATU
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
INDONESIA RATU (PUTERI) INDONESIA
INDEX ANEKA   

garis

:::::: Aneka garis

:::::: Alumni garis
:::::: Ratu
garis
:::::::::::: Indonesia
garis
:::::::::::: Dunia
garis
:::::: Sang Juara
garis
:::::: Maestro
garis
:::::: Tokoh Dunia
garis
:::::: Penemu
garis
:::::: Hadiah Nobel
garis
:::::: Penghargaan
garis
:::::: Tentang Kami
garis
:::::::::::: Pengasuh
garis
:::::::::::: Iklan
garis
:::::::::::: Buku Tamu
garis
:::::: Redaksi
garis

 

 

 

 
garis
garis

 

2004 :: Artika Sari Devi

2003 :: Dian Krishna

2002 :: Melanie Putria Dewita Sari
2001 :: Angelina Patricia Sondakh

2000 :: Bernika Irnadianis Ifada

1969 :: Irma Hardisurya

 

Angelina Patricia Pingkan Sondakh

Kecantikan Bukan Modal Utamanya

Puteri Indonesia 2001, Angelina Patricia Pingkan Sondakh mengakhiri masa keputriannya dengan meluncurkan buku setebal 185 halaman berjudul Kecantikan, Bukan Modal Utama Saya. Ia sangat menyayangkan peran yang diberikan kepadanya selama menyandang gelar Putri Indonesia yang lebih banyak tampil untuk acara demo kecantikan dan berbicara tak pernah jauh dari topik kecantikan.

 

 

Irma Hardisurya

Ratu dan Pelukis Realisme Romantik

Bagi mantan ratu kecantikan pertama Indonesia (Miss Indonesia di International Beauty Pageant 1969 Tokyo), ini hidup adalah anugerah Tuhan.  Setelah sukses sebagai ratu kecantikan, ia memilih menjadi wartawan Majalah Femina. Kemudian, lulusan Senirupa ITB ini dikenal sebagai pelukis realisme romantik kontemporer.

Artika Sari Devi

Puteri Indonesia 2004

Artika Sari Devi dari Provinsi Bangka-Belitung terpilih sebagai Puteri Indonesia 2004 dalam malam penobatan Puteri Indonesia yang dilangsungkan di Jakarta Convention Center, Jumat 6 Agustus 2004. Artika menyisihkan 35 peserta lainnya. Sementara, runner up satu Nadia Mulia dari Provinsi Banten dan runner up dua Novia Isabeth dari Provinsi Gorontalo.
 

 

Dian Krishna (2003)

Sentuhan Saat Matahari Terbit

Ini dia puteri terbaik Indonesia. Setidaknya menurut penilaian 11 orang dewan juri pemilihan Putri Indonesia 2003 yang didasarkan pada tiga B (brain, beauty, behaviour).Dian Krishna, 25, lulusan pascasarjana ilmu komunikasi dari RMIT University, Australia yang merupakan wakil DKI Jakarta terpilih menjadi Putri Indonesia 2003 dengan nilai 4.750 poin mengalahkan 34 finalis dari 30 provinsi. Jawabannya menyentuh saat matahari terbit.

 

Melanie Putria Dewita Sari

Dara Minang, Putri Indonesia 2002

Setelah melalui proses pemilihan yang ketat, Melanie Putria Dewita Sari(20), mahasiswi, wakil dari Sumatera Barat, terpilih menjadi Putri Indonesia 2002. Pemilihan kali ini diikuti oleh 34 finalis yang mewakili 30 provinsi di Indonesia (DKI Jakarta diwakili empat finalis). Rissa Susmex, puteri asal Aceh yang pernah menjadi juara pidato berbahasa Spanyol di Venesia, terpilih sebagai runner up satu. Runner up dua adalah finalis asal DKI Jakarta, Sagita Sinta Pratiwi.

 

 

 

Copyright © 2002-2004 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero