| |
C © updated
27062004 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/ |
|
| |
Nama:
Sir Richard Arkwright
Lahir:
Preston, Lancashire, Inggris, 23 Desember 1732
Meninggal:
Cromford, Derbyshire, Inggris, 3 Agustus 1792
Istri:
Patience Holt
Margaret Biggins
Warga Negara:
Inggris
Pendidikan:
Tidak tamat SD
Pekerjaan:
Pengusaha industri tekstil
Perwira tinggi polisi
Julukan:
Bapak sistem pabrik
Penemuan:
Mesin pintal (1769)
Penghargaan:
Gelar bangsawan dari Raja George III tahun 1786 |
|
| |
|
|
|
|
Sir Richard Arkwright
Bapak Sistem Pabrik
Orang yang gigih. Sampai umur 50 tahun, malam hari ia manfaatkan untuk
belajar tata bahasa dan pengetahuan lain dalam mengejar
ketertinggalannya. Begitu juga dalam bekerja, 16 jam dalam sehari selalu
ia pergunakan. Itulah pribadi Sir Richard Arkwright, pengusaha industri
tekstil, dan penemu mesin pintal, yang dijuluki ‘Bapak sistem pabrik’ini.
Melihat perjalanan hidup pria kelahiran Preston, Lancashire, Inggris,
pada tanggal 23 Desember 1732, ini sebenarnya sungguh tidak disangka
akhirnya bisa menempatkannya sejajar dengan ilmuan-ilmuan dunia lainnya
sebagai seorang penemu. Dikatakan demikian sebab Arkwright kecil, yang
warga negara Inggris ini hanyalah seorang anak biasa dan sangat biasa.
Arkwright yang merupakan anak bungsu dari keluarganya ini sebenarnya
tidak tamat SD. Pada umur 10 tahun ia sudah bekerja sambil belajar pada
tukang pangkas rambut. Sesudah jadi tukang pangkas rambut beberapa bulan,
ia kemudian bekerja sambil belajar pada tukang membuat wig (rambut
tiruan). Setelah mahir membuat wig, ia kemudian membuat wig sendiri (tidak
lagi bekerja pada orang lain-red), dan dipasarkannya sendiri dengan cara
mengembara hampir ke seluruh Inggris. Selanjutnya, ia mendirikan toko
wig dengan harta warisan dari ayahnya. Namun usaha wig itu rupanya tidak
begitu menguntungkan baginya.
Benda yang mirip rambut yakni benang yang ia lihat selagi mengembara
memasarkan wig buatannya ke hampir seluruh Inggris, dimana saat itu ia
sering melihat orang memintal benang dan menenun kain, mulai menarik
perhatiannya.
Ketika itu harga benang sangat mahal karena di Inggris sendiri belum ada
pabrik, belum ada mesin, belum ada listrik, bahkan mesin uap sajapun
belum ada. Kain kapas masih diimpor dari India, sehingga harganya sangat
mahal. Di Inggris, negerinya sendiri, hanya ada benang wol, linen (rami),
dan sutera. Padahal wol dan rami dianggab terlalu kasar, sedangkan
sutera dianggap terlalu halus.
Dengan alasan itu, ia yang saat itu masih berusia sekitar 20 tahun,
mulai berpikir cara memintal (membuat) benang kapas yang kuat. Ketika
itu alat pintal benang memang sudah ada tapi masih sangat sederhana.
Sebuah alat pintal hanya menghasilkan seutas benang. Dan pada tahun
1764, Hargreaves juga telah membuat alat pintal yang dapat menghasilkan
30 benang, tapi benang yang dihasilkan Hargreaves kurang kuat. Setelah
bekerja keras selama 5 tahun, maka pada tahun 1769 Arkwright berhasil
membuat alat pintal yang lebih baik. Benang yang dihasilkan mutunya
lebih bagus dibandingkan benang buatan Hargreaves.
Dan dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1771, Arkwright mendirikan
pabrik pintal benang di Cromford. Pabrik pintal bertenaga air pertama di
dunia. Pabrik pintal tersebut dapat menghasilkan benang bermutu tinggi
dengan cepat sekali.
Namun seiring dengan kesuksesannya, tantangan dan rintangan juga datang
bertubi-tubi. Buruh-buruhnya terlampau khawatir, mereka mengira jika
produksi benang sudah terlalu banyak maka mereka akan dipecat, karena
kekhawatiran itu tadi sehingga mereka berontak dan menghancurkan pabrik
tersebut. Kesulitan tidak sampai disitu. Dari pelbagai pihak datang
protes dan tuduhan. Ia dituduh mencuri hasil penemuan orang lain
sehingga ia dituntut ke pengadilan. Dan ia-pun dinyatakan kalah,
sehingga ia harus kehilangan hak patennya.
Tapi karena memang sifatnya yang sabar, gigih, suka humor. Maka dengan
bantuan sahabat-sahabatnya, akhirnya ia dapat mendirikan industri
pemintalan di beberapa tempat. Pada tahun 1782 ia telah mempunyai 5.000
karyawan dan modal sebesar £ 200.000. Dan sekitar tahun 1789 telah
mempunyai 8 pabrik pemintalan, 5 diantaranya terletak di Derbyshire.
Disamping itu, sebelas pabrik milik orang lain menggunakan mesin pintal
buatannya. Dan yang lebih penting dari semuanya itu adalah pengakuan
dunia atas karyanya dimana pada zaman sekarang seluruh dunia telah
mengakui bahwa Arkwright-lah yang menemukan mesin pintal bertenaga air.
Dalam kehidupan keluarganya, pria yang juga mantan perwira tinggi polisi
termasuk seorang ayah yang bertanggung jawab. Pada usia 20 tahunan ia
menikah dengan Patience Holt yang pada tanggal 19 Desember 1755,
melahirkan baginya seorang anak laki-laki yang ia beri nama Richard.
Namun karena sesuatu hal, setahun berikutnya Patience Holt meninggal.
Arkwright dan Richard kecil-pun hidup tanpa seorang ibu rumah tangga.
Dan barulah enam tahun kemudian ia menikah lagi dengan Margaret Biggins
dan melahirkan seorang anak perempuan.
Tahun 1786, enam tahun sebelum meninggal ia menerima gelar bangsawan
dari Raja George III. Dan pada umur 60 tahun, tepatnya tanggal 3 Agustus
1792, Sir Richard Arkwright meninggal di Cromford, Derbyshire, Inggris.
►
atur/mlp-ms
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|