| |
C © updated
27062004 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/ |
|
| |
Nama:
Aristoteles
Lahir:
Stagirus, Macedonia, tahun 384 sM
Meninggal:
Chalcis, Yunani, pada tahun 322 sM.
Ayah:
Nicomachus (Dokter di istana Amyntas III, raja Macedonia, kakek
Alexander Agung)
Istri:
Pythias
Herpyllis
Anak:
Nicomachus (sama dengan nama ayahnya)
Julukan:
- Ahli filsafat terbesar di dunia sepanjang zaman.
- Bapak peradaban Barat
- Bapak ensiklopedi
- Bapak ilmu pengetahuan
- atau Guru(nya) para ilmuwan.
Penemuan:
- Logika (ilmu mantik: pengetahuan tentang cara berpikir dengan
baik, benar, dan sehat). - Biologi, fisika, botani, astronomi, kimia,
meteorologi, anatomi, zoologi, embriologi, dan psikologi eksperimental.
Pendiri:
- Akademi di Assus.
- Akademi di Mytilene
- Akademi di Lyceum, Athena, tahun 335 sM.
Istilah-istilah ciptaan Aristoteles masih dipakai
sampai sekarang:
Informasi, relasi, energi, kuantitas, kualitas, individu, substansi,
materi, esensi, dan sebagainya. |
|
| |
|
|
|
|
Aristoteles
Bapak Ilmu Pengetahuan
Ahli filsafat terbesar di dunia sepanjang zaman, bapak peradaban Barat,
bapak ensiklopedi, bapak ilmu pengetahuan, atau guru(nya) para ilmuwan
adalah berbagai julukan yang diberikan pada ilmuan ini. Berbagai
temuannya seperti logika yang disebut juga dengan ilmu mantik yaitu
pengetahuan tentang cara berpikir dengan baik, benar, dan sehat,
membuat namanya begitu dikenal oleh setiap orang di seluruh dunia yang
pernah mengecap pendidikan.
Begitu juga dengan biologi,
fisika, botani, astronomi, kimia, meteorologi, anatomi, zoologi,
embriologi, dan psikologi eksperimental merupakan temuannya juga.
Penemuan-penemuan yang
Sudah 2.000 tahun lebih, namun istilah-istilah yang dipakainya pada
berbagai ciptaan atau temuannya masih dipakai sampai sekarang, seperi:
informasi, relasi, energi, kuantitas, kualitas, individu, substansi,
materi, esensi, dan sebagainya. Disamping itu, ia juga seorang pengarang
yang telah menghasilkan lebih dari 50 buah buku yang semuanya dilengkapi
dengan uraian yang sistematis, jelas, dan dalam.
Pria yang lahir di Stagirus, Macedonia, pada tahun 384 sM, inilah orang
pertama di dunia yang dapat membuktikan bahwa bumi bulat. Pembuktian
yang dilakukannya dengan jalan melihat gerhana.
Sepuluh jenis kata seperti yang dikenal orang saat ini seperti; kata
kerja, kata benda, kata sifat, dan sebagainya merupakan pembagian kata
hasil pemikirannya. Dia jugalah yang mengatakan bahwa “manusia adalah
makhluk sosial”, bahwa “tiap pernyataan harus dibuktikan kebenarannya”,
bahwa “kunci pengetahuan adalah logika”, dan “dasar pengetahuan adalah
fakta”.
Aristoteles adalah ilmuan yang religius. Ia sangat percaya akan kuasa
Tuhan. “Semua yang bergerak di alam semesta ini bergerak menuju Tuhan”
katanya. Maka, “orang yang ingin bahagia harus berbuat baik
sebanyak-banyaknya”, katanya lagi.
Ayahnya yang bernama Nicomachus, seorang dokter di istana Amyntas III,
raja Macedonia, kakek Alexander Agung, meninggal ketika Aristoteles
berusia 15 tahun. Karenanya, ia kemudian dipelihara oleh Proxenus,
pamannya- saudara dari ayahnya. Pada usia 17 tahun ia masuk akademi
milik Plato di Athena. Dari situlah ia kemudian menjadi murid Plato
selama 20 tahun.
Dengan meninggalnya Plato pada tahun 347 sM, Aristoteles meninggalkan
Athena dan mengembara selama 12 tahun. Dalam jenjang waktu itu ia
mendirikan akademi di Assus, dan menikah dengan Pythias yang tak lama
kemudian meninggal. Ia lalu menikah lagi dengan Herpyllis yang kemudian
melahirkan baginya seorang anak laki-laki yang ia beri nama Nicomachus,
seperti nama ayahnya. Pada tahun-tahun berikutnya ia juga mendirikan
akademi di Mytilene. Saat itulah ia sempat jadi guru Alexander Agung
selama 3 tahun.
Di Lyceum, Athena pada tahun 335 sM, ia juga mendirikan semacam akademi.
Di sinilah ia selama 12 tahun memberikan kuliah, berpikir, mengadakan
riset dan eksperimen, serta membuat catatan-catatan dengan tekun dan
cermat.
Pada tahun 323 sM Alexander Agung meninggal. Karena takut dibunuh orang
Yunani yang membenci pengikut Alexander, Aristoteles akhirnya melarikan
diri ke Chalcis. Tapi ajal memang tak mengenal tempat. Mau bersembunyi
kemanapun, kalau ajal sudah tiba tidak ada yang bisa menolak. Demikian
juga dengan tokoh ini, satu tahun setelah pelariannya ke kota itu, yaitu
tepatnya pada tahun 322 sM, pada usia 62 tahun ia meninggal juga di kota
tersebut, Chalcis, Yunani. ►
atur/mlp-ms
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia) |
|