| |
C © updated
07012004 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
►e-ti/napoleon.gery.pl |
|
| |
Nama:
Albert Einstein
Lahir:
Ulm Wurttemberg, Jerman, 14 Maret 1879
Meninggal:
Penemuan:
3000 penemuan antara lain lampu listrik
Ayah:
Hermann
Ibu:
|
|
| |
|
|
|
|
Andre-Marie Amphere
Penemu Elektromagnet
Andre-Marie Amphere lahir di Lyon, Prancis, 20 Januari 1775. Ia tidak
pernah duduk di bangku sekolah. Pendidikan diperoleh di rumah dari
ayahnya yang merupakan seorang pedagang sutra kaya raya dan pejabat
pemerintah yang mendukung raja. Pada usia 12 tahun, Ampere telah
menguasai semua hal mengenai matematika yang dikenal pada zaman itu. Tak
heran jika ia menjadi remaja yang cerdas dan berpengetahuan luas.
Revolusi terjadi di Prancis. Pada tahun 1793, saat ia berusia 18 tahun,
terjadi pertempuran di kotanya antara pendukung raja dan pendukung
republik. Malang menimpa pendukung raja. Ayahnya ditangkap pendukung
republik dan dipenggal dengan pisau gilotin.
Pada usia 24 tahun ia kawin dan dikaruniai seorang anak laki-laki.
Karena kecerdasannya, ia diangkat menjadi guru besar fisika di Bourg
selama dua tahun (1801-1803). Ia pun hidup bahagia, serba berkecukupan,
dan terhormat.
Sayang, kebahagiaan hidup berumah tangga mereka tidak berjalan lama.
Saat usia anaknya mencapai empat tahun, istrinya meninggal. Sejak itu ia
berubah menjadi seorang yang pemurung dan putus asa. Setelah kematian
istrinya, ia pun pindak ke Paris dan mengajar di Ecole Polytechnique. Ia
tinggal di Paris sampai akhir hayatnya.
Ampere tertarik dengan hasil temuan Oersted, seorang ahli fisika
Denmark, yang menemukan jarum kompas bergerak jika ditaruh di dekat
kawat (penghantar) yang berarus listrik. Ia pun segera melakukan
eksperimen. Dari eksperimen itu ia menemukan bahwa kumparan bersifat
sebagai magnet batang. Besi lunak dalam kumparan berubah menjadi magnet
dan kumparan yang berisi batang besi menjadi magnet yang kuat. Dua
penghantar yang berdekatan yang beraliran arus listrik akan saling
mengeluarkan gaya.
Amperejuga menemukan hukum matematika yang untuk menghitung gaya
tersebut. Hukum ini kemudian dikenal dengan nama hukum elektrodinamika
dan menjadi dasar teori elektromagnet ciptaan Maxwell.
Ampere meninggalkan karya tulis berupa buku berjudul Bunga Rampai
Pengamatan Elektodinamika (1822), dan Teori Fenomena Elektrodinamika
(1826). Keduanya dalam bahasa Prancis. Pada tanggal 10 Juni 1836 Ampere
meninggal di Marseille, Prancis. Di batu nisannya tertulis Tandem Felix
yang artinya Akhirnya bahagia. Konon, hampir seluruh hidupnya dilewati
dalam tekanan batin.
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|